Agen Judi Poker - Setiap orang berpeluang mengalami serangan jantung. Akan tetapi, sejumlah fakta menunjukkan serangan jantung lebih banyak terjadi pada pria meskipun sebenarnya wanita berisiko lebih tinggi untuk mengalaminya. Hal ini berkaitan dengan masalah hormonal.
Wanita memiliki hormon estrogen yang lebih banyak. Hormon tersebut dapat berfungsi untuk melindungi jantung.
Wanita memiliki hormon estrogen yang lebih banyak. Hormon tersebut dapat berfungsi untuk melindungi jantung.
Namun ketika memasuki usia menopause, wanita harus berhati-hati dengan serangan jantung karena kadar hormon estrogen berkurang.
Meski begitu, wanita yang belum memasuki masa menopause tetap harus berhati-hati. Sebab produksi estrogen dapat membuat wanita memiliki ambang batas nyeri yang lebih tinggi.
Meski begitu, wanita yang belum memasuki masa menopause tetap harus berhati-hati. Sebab produksi estrogen dapat membuat wanita memiliki ambang batas nyeri yang lebih tinggi.
Bisa saja dia sebenarnya mengalami gejala serangan jantung tapi tidak terasa. Kondisi yang tidak disadari ini lebih sering berakibat fatal.
Serangan jantung biasanya ditandai dengan timbulnya rasa nyeri di dada, tepatnya di belakang tulang dada atau lebih ke kiri.
Serangan jantung biasanya ditandai dengan timbulnya rasa nyeri di dada, tepatnya di belakang tulang dada atau lebih ke kiri.
Rasa nyeri tersebut bisa menjalar hingga ke dada bagian belakang dan leher. Pada wanita, ternyata rasa nyeri itu bisa timbul di bagian tubuh lain dan tidak diduga sebagai tanda serangan jantung.
Contohnya rasa nyeri yang dialami oleh seorang perawat wanita.
Melalui akun Twitter pribadinya, @geewheezie,
dia menuliskan agar wanita
berhati-hati terhadap rasa nyeri. Perawat tersebut membagikan
pengalamannya terkena serangan jantung dengan gejala yang tidak biasa.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
"Saya ingin memperingatkan wanita bahwa serangan jantung pada
kita terasa berbeda. Minggu lalu saya mengalami serangan jantung.
Saya
memiliki 95% penyumbatan di arteri kiri anterior kiri saya. Saya
berhasil bertahan hidup karena menelepon 911.
Saya tidak pernah
mengalami nyeri dada, gejalanya bukan seperti yang kita baca. Ternyata
saya sudah mengalami serangan jantung selama bermingggu-minggu,”
tulisnya seperti yang dikutip Agen Judi Poker.
Berdasarkan kisah wanita itu, NHS dan British Heart Foundation
(BHF) mengatakan gejala serangan jantung pada wanita dapat berbeda dari
nyeri dada yang khas.
"Serangan jantung pada wanita dapat terasa secara
berbeda. Rasa nyerinya lebih terasa di punggung, di antara bahu.
Atau
seorang pasien mungkin mengalami episode mual dan muntah tanpa nyeri
dada,” tulis Profesor Collins dalam keterangan resmi di situs.
Di sisi lain, wanita juga memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk
salah diagnosis terkait serangan jantung.
Untuk itu, sangat penting
untuk menyadari tanda dan gejala serangan jantung meliputi nyeri dada,
sesak atau tekanan, serta nyeri di bagian lain tubuh seperti lengan,
rahang, leher, punggung, dan perut. Tanda lainnya meliputi pusing,
berkeringat, mual, sesak napas, dan perasaan cemas yang luar biasa.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar