Agen Judi Poker - Pasien demam berdarah dengue (DBD) rupanya banyak diidap oleh anak-anak. Pastinya ini jadi rasa kekhawatiran tersendiri di kalangan orangtua.
Data DBD sesuai laporan Dinas Kesehatan dari 34 provinsi, sebanyak 16.692 orang terjangkit DBD. Sementara 169 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Data DBD sesuai laporan Dinas Kesehatan dari 34 provinsi, sebanyak 16.692 orang terjangkit DBD. Sementara 169 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Pemerintah mengungkap hampir 90% pasien DBD adalah di kalangan
anak-anak, tepatnya usia 5-9 tahun. Jenis penyakitnya pun beragam, meski
bersumber pada gigitan nyamuk aedes aegypti.
"Kita membagi data sampai kemarin, kalau dilihat hampir 90% DBD
terjadi pada anak di bawah 15 tahun, tepatnya 5-9 tahun," ujar Direktur
Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI
Anung Sugihantono ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin
(4/2/2019), dilansir Agen Judi Poker.
Dia menerangkan, ada banyak jenis DBD yang rentan diidap
anak-anak. Salah satu yang paling tren adalah Dengue Shock Syndrome
(DSS). Gejalanya juga mudah dikenali setiap orangtua agar bisa mencegah
dini pada si kecil.
Setiap DBD, sebut Anung, cara mendiagnosanya berbeda-beda. DSS
sendiri kondisinya disertai dengan syok.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Gejala klinisnya pasien
mengalami panas di atas 39 derajat Celsius, trombosit menurun, lalu ada
tambahan gejala syok, seperti mimisan.
"Ada perubahan statis dalam tubuh kalau kena DSS. Tapi penyakit
ini proporsinya tidak sampe 10%. Sekalinya kena, DSS angka kemungkinan
hidupnya rendah," terang Anung.
Karenanya, pemerintah terus menegaskan kepada masyarakat supaya
mencegah timbulnya sarang nyamuk di rumah khususnya. Setiap orang harus
kerja sama melawan DBD, di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Anung meminta kepada setiap pemukiman punya juru pemantau jentik
(Jumantik). Mereka jadi pengontrol timbulnya jentik nyamuk di setiap
rumah warga.
"Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) ini penting sekali. Setiap
jumantik kerjanya harus benar memantau sarang nyamuk.
Kembali diingatkan
juga pentingnya mengubur, menguras dan menutup (3M) plus diterapkan di
rumah-rumah," tegasnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar