Agen Judi Poker - SIAPA sangka, testis yang merupakan bagian tubuh yang mana terproduksinya hormon testoteron pria ternyata dapat menjadi indikator kesehatan pria.
Misalnya saja testis yang terlalu besar atau terlalu kecil dari ukuran normalnya, yaitu sekira 4,5-5 cm, dapat menjadi sebuah pertanda terjadinya kesalahan pada kesehatan pria.
Melansir Agen Judi Poker, ukuran testis yang besar dapat menandakan akan terjadinya penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah, atau yang disebut dengan penyakit kardiovaskular. Penyakit ini terkenal sebagai penyakit mematikan.
Dikatakan seperti itu karena sepasang testis yang terlalu besar dari ukuran normalnya akan memproduksi hormon testoteron yang lebih banyak.
Melansir Agen Judi Poker, ukuran testis yang besar dapat menandakan akan terjadinya penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah, atau yang disebut dengan penyakit kardiovaskular. Penyakit ini terkenal sebagai penyakit mematikan.
Dikatakan seperti itu karena sepasang testis yang terlalu besar dari ukuran normalnya akan memproduksi hormon testoteron yang lebih banyak.
Lalu, menurut penelitian yang dilakukan Harvard Medical School, Boston mengungkapkan bahwa kadar testoteron yang terlalu banyak pada tubuh dapat menjadi faktor penting terjadinya penyakit kardiovaskular.
Selain itu terlalu banyak testoteron, yang juga disebut dengan
hipergonadisme, dapat menyebabkan tumor pada testis.
Hal ini juga dapat
ditandai dengan rasa pegal atau berat yang dirasakan pada bagian
skrotum. Jika terjadi hal seperti ini, orang yang mengalaminya perlu
melakukan pengangkatan.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Selain itu, ukuran testis yang kecil juga tidaklah menjadi
pertanda yang baik. Jika testis yang terlalu besar menandakan adanya
produksi testoteron yang berlebih, testis yang kecil menandakan
terjadinya produksi testoteron yang minim.
Keadaan seperti itu disebabkan oleh berbagai faktor dan juga
dapat menjadi sebuah idikator terhadap beberapa penyakit.
Contohnya
adalah penyakit radang seperti TBC dapat memengaruhi kelenjar
‘hipofisis’ yang akhirnya berujung pada sedikitnya testoteron yang
diproduksi.
Hipofisis merupakan kelenjar yang utama pada tubuh dan memproduksi
beberapa hormon, termasuk testoteron.
Jadi, jika sesorang mengalami
ngangguan hipofisi, tubuhnya akan memproduksi testoteron dalam jumlah
sedikit.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar