Agen Judi Poker - KARBOHIDRAT selama ini dianggap sebagai bahan berbahaya yang meningkatkan berat badan. Karbohidrat sering dijadikan musuh bagi pelaku diet. Jadi, kebanyakan pelaku diet bakal memangkas asupan karbohidrat selama menjalani program diet.
Padahal, menurut pakar nutrisi sekaligus personal trainer, Graeme Tomlinson, karbohidrat bukanlah penjahat yang patut dijadikan momok. Dikutip dari Agen Judi Poker, konotasi negatif tentang karbohidrat berkembang selama 30 tahun terakhir.
Padahal, menurut pakar nutrisi sekaligus personal trainer, Graeme Tomlinson, karbohidrat bukanlah penjahat yang patut dijadikan momok. Dikutip dari Agen Judi Poker, konotasi negatif tentang karbohidrat berkembang selama 30 tahun terakhir.
Makanan seperti piza, pasta roti, dan berbagai jenis kue lainnya
memang mengandung karbohidrat. Sejumlah pelaku diet beranggapan makanan
itu meningkatkan berat badan karena kandungan karbohidrat yang tinggi.
Padahal, jika ditilik lebih detail, makanan itu bukan hanya mengandung
kabohidrat saja, tapi juga protein dan lemak.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Graeme Tomlinson mengatakan, setiap satu gram lemak mengandung
sembilan kalori. Sementara satu gram karbohidrat hanya mengandung empat
kalori.
Jadi, kenapa harus takut dengan karbohidrat? Pikiran buruk
tentang karbohidrat jelas sangat berbahaya. Sebab, hampir semua bahan
makanan mengandung karbohidrat.
Kunci mengurangi bobot tubuh bukanlah memangkas karbohidrat.
Melainkan menyeimbangkan konsumsi makanan.
Mengurangi karbohidrat
menyebabkan tubuh kekurangan kalori. Hal ini juga terjadi jika Anda
memangkas lemak dan protein.
Jadi, mulai sekarang hilangkan pikiran buruk tentang karbohidrat. Pada
kenyataannya, karbohidrat bukanlah biang kerok dari bobot tubuh yang tak
kunjung turun.
Penurunan bobot tubuh bakal terjadi jika jumlah kalori
yang masuk ke tubuh lebih sedikit dari yang dibakar sebagai energi.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar