MkvPoker - BANYAK jenis penyakit menular dari hewan ke manusia atau yang lebih dikenal sebagai zoonotik menyebar di Indonesia.
Salah satu yang paling sering adalah Rabies. Karenanya, pemerintah pun terus memerangi peredaran penyakit tersebut.
Kemenko PMK RI dengan beberapa Kementerian terkait, serta BBPKH menerapkan sistem one health.
Kemenko PMK RI dengan beberapa Kementerian terkait, serta BBPKH menerapkan sistem one health.
Itu merupakan sebuah pendekatan yang mengatasi masalah penyakit zoonotik atau penyakit menular di daerah tropis.
"Banyak penyakit zoonotik yang dulu tidak ada, jadi ada. Atau penyakit yang dulu ada, terus hilang, lalu ada lagi.
Baik penyakit itu dari hewan atau penyakit menular di daerah tropis," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Ali Ghufron di Kantor Kemenko PMK.
Saat ini, tambah Prof Ali, penyakit ini banyak timbul tidak saja
dari individu, tapi interaksi lingkungan dan agennya juga banyak.
Faktornya juga sangat beragam, sehingga penyelesaian tidak saja
multidisiplin.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Ditambahkan Plt Asisten Deputi Pencegahan dan Penanggulangan
Penyakit Kemenko PMK Meida Oktarina, banyak antisipasi yang harus
dilakukan untuk menghadapi penyakit baru. Caranya yakni berkoordinasi
dengan beberapa kementerian lintas sektor.
"Kita koordinasi dalam kementerian teknis, seperti Kementerian
Kesehatan RI. Kami menjajaki seberapa jauh wabah ini dan akan begitu
cepat penyebarannya," ucap Meida.
Biasanya, jika ada suatu penyakit yang menyebar, seperti
monkeypox atau cacar monyert, pemerintah mengeluarkan surat edaran
pencegahan di setiap daerah. Lewat Dinas Kesehatan, puskesmas.
"Masyarakat dianjurkan untuk melakukan pola hidup bersih dan
sehat, karena penyakit itu datangnya dari segi perilaku," tambah Meida.
Selain itu, pemerintah juga memberikan pelatihan terpadu untuk
mencegah wabah penyakit. Pelatihan tersebut menggunakan metode
pembelajaran yang menggabungkan belajar di kelas, praktik lapangan,
serta e-learning kepada petugas epidemiologi lapangan di tingkat
kabupaten/kota.
Sejauh ini, pemerintah Indonesia menetapkan lima penyakit menular
prioritas berpotensi wabah. Antara lain rabies, flu burung,
leptospirosis, bruselosis dan antraks.
Sebabnya, penyakit tersebut sejak
dulu sering menelan korban jiwa, serta mengakibatkan kerugian ekonomi
yang nilainya besar per tahun.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar