Mkvpoker Agen Poker Idn - Sebagai penyakit kanker kedua yang paling sering dialami pria di dunia, kanker prostat menjadi hal yang cukup menakutkan. Ya, penyakit ini hanya dialami oleh pria dan diperkirakan sebanyak 1,2 juta kasus baru muncul di seluruh dunia dan sebanyak 359.000 kematian disebabkan oleh kanker prostat berdasarkan Global Cancer Statistic 2018.
Sebenarnya penyakit ini masih bisa disembuhkan dengan sempurna apabila seseorang melakukan deteksi prostat sejak dini. Namun, pengetahuan masyarakat yang kurang akan hal ini serta karakteristik awal kanker prostat yang cenderung tak memiliki gejala membuat masyarakat kerap mengabaikannya.
Sebenarnya penyakit ini masih bisa disembuhkan dengan sempurna apabila seseorang melakukan deteksi prostat sejak dini. Namun, pengetahuan masyarakat yang kurang akan hal ini serta karakteristik awal kanker prostat yang cenderung tak memiliki gejala membuat masyarakat kerap mengabaikannya.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Beberapa masyarakat juga kerap menghubungkan kebiasaan ejakulasi
dengan potensi mengalami kanker prostat, namun apakah hal ini hanyalah
mitos atau fakta. Staf Medik Departemen Urologi RSCM-FKUI, dr. Agus
Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp. U(K), Ph.D. pun membantu menjawab hal
tersebut.
"Dengar-dengar katanya begitu ya. Tapi belum tentu juga rajin
ejakulasi bisa mencegah kanker prostat. Kalau dokter pasti akan mengecek
melalui masalah yang pernah dihadapi dan penelitian," terang dr. Agus
Rizal dalam acara Pusat Layanan Prostat Terpadu RSCM, Senin (5/8/2019).
Dokter Agus juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian yang menyatakan kanker prostat terjadi
akibat seseorang yang jarang melakukan ejakulasi. Pasalnya masih sangat
sedikit informasi mengenai hal tersebut dan sekalipun ada namun
statusnya masih kontroversial.
“Ejakulasi dengan kanker prostat saat ini masih berupa teori dan
dibutuhkan penelitian untuk membuktikannya. Tidak ada juga kan orang
yang mau disuruh ejakulasi dan di blow-up serta dikomparasi dengan yang
tidak ejakulasi untuk mendapatkan kesimpulan mengenai risiko kanker
prostat,” lanjutnya.
Lebih lanjut dr. Agus mengatakan hingga saat ini belum diketahui
apa penyebab utama seseorang mengalamin kanker prostat. Namun, diduga
penyebab utama kanker disebabkan oleh penumpukkan zat karsinogenik. Zat
inilah yang mampu mengubah sel normal menjadi sel kanker pada manusia.
"Penumpukan zat yang tidak bisa dikeluarkan itulah yang menjadi sel
kanker. Namun, jangan kaget bila suatu saat nanti terbukti jika jarang
ejakulasi bisa mengakibatkan kanker prostat karena prediksinya sudah ada
saat ini," tutupnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar