BANYAK pria yang mengidam-idamkan badan yang bagus dengan otot-otot di perutnya. Oleh karena itu, mereka pun kerap melakukan olahraga di fitness center, bahkan meminum streoid untuk membantu mengembangkan otot mereka.
Namun, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine telah memperingatkan pria yang menggunakan steroid anabolik androgenik seperti testosteron, menghadapi risiko kematian dini yang lebih tinggi.
Dilansir Judi Poker, mortalitas tiga kali lebih tinggi di antara pengguna steroid anabolik, seperti androgen steroid. Termasuk jenis alami berupa testosteron serta sintetis, dibandingkan dengan non-pengguna.
Namun, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine telah memperingatkan pria yang menggunakan steroid anabolik androgenik seperti testosteron, menghadapi risiko kematian dini yang lebih tinggi.
Dilansir Judi Poker, mortalitas tiga kali lebih tinggi di antara pengguna steroid anabolik, seperti androgen steroid. Termasuk jenis alami berupa testosteron serta sintetis, dibandingkan dengan non-pengguna.
Penggunaan streoid yang lebih tinggi, juga telah menyebabkan
peningkatan penyakit yang signifikan sebagai akibat dari efek samping
mengonsumsi streoid tersebut, termasuk jerawat, ginekomastia, dan
disfungsi ereksi.
MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Menurut penulis utama Henrik Horwitz, dari Universitas Kopenhagen
di Denmark, steroid anabolik juga dikaitkan dengan berbagai efek
samping, yang secara langsung dikaitkan dengan kegiatan farmakologi
mereka.
Dalam penelitian tersebut, prevalensi kemungkinan hidup pengunaan
steroid anabolik androgenik diperkirakan naik mencapai 6 persen. Meski
demikian, pengetahuan tentang efek samping dari obat-obatan ini masih
sangat terbatas.
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Internal Medicine,
545 pria yang menggunakan steroid anabolik androgenik dicocokkan dengan
5.450 kontrol.
Temuan menunjukkan bahwa angka tengah tahunan kontak rumah sakit
adalah 0,81 pada pengguna steroid anabolik androgenik, dan 0,36 pada
kelompok kontrol.
Selain itu, jerawat, ginekomastia, dan disfungsi
ereksi memengaruhi lebih dari 10 persen pengguna anabolik androgenik
anabolik.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar