Agen Judi Poker - PASIEN yang didiagnosis mengidap kanker, seperti kanker usus besar misalnya, biasanya langsung pesimis menjalani hidup.
Anggapan bahwa usianya tidak lama lagi begitu sering menghantui. Padahal, setiap stadium alias tahapan kanker memiliki angka ketahanan hidup penderita kanker yang berbeda-beda.
Sebelum berputus asa, ada baiknya Anda mengetahui angka ketahanan hidup penderita kanker usus besar berdasarkan stadiumnya agar lebih semangat menjalankan pengobatan. Yuk, cek artikelnya di sini, dilansir Agen Judi Poker.
Angka ketahanan hidup sendiri, sering digunakan oleh para dokter sebagai cara paling umum untuk mendiskusikan perkiraan perjalanan penyakit seseorang (prognosis).
Saat didiagnosis mengidap suatu penyakit tertentu, pasien mungkin ingin mengetahui bagaimana “nasib” orang lain yang juga memiliki kondisi yang sama dengannya.
Sebelum berputus asa, ada baiknya Anda mengetahui angka ketahanan hidup penderita kanker usus besar berdasarkan stadiumnya agar lebih semangat menjalankan pengobatan. Yuk, cek artikelnya di sini, dilansir Agen Judi Poker.
Angka ketahanan hidup sendiri, sering digunakan oleh para dokter sebagai cara paling umum untuk mendiskusikan perkiraan perjalanan penyakit seseorang (prognosis).
Saat didiagnosis mengidap suatu penyakit tertentu, pasien mungkin ingin mengetahui bagaimana “nasib” orang lain yang juga memiliki kondisi yang sama dengannya.
Meski pada beberapa orang, mengetahui angka ketahanan hidup tidak ada gunanya atau bahkan cukup menakutkan.
Angka ketahanan hidup penderita kanker usus besar (atau disebut
juga kanker kolorektal), biasanya berbeda-beda, bergantung pada stadium
kanker yang diderita.
Secara sederhana, angka ketahanan hidup dapat
diartikan sebagai perkiraan berama lama seorang pasien dengan keadaan
sama dengan Anda mampu bertahan dengan kanker usus besar yang dialami
setelah pertama kali divonis.
Namun, perlu diingat bahwa angka ini bukanlah patokan utama
mengenai sampai berapa lama Anda dapat hidup.
Angka ini hanya membantu
Anda dalam mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai sejauh apa
pengobatan kanker yang Anda lakukan akan berhasil.
Angka ketahanan hidup penderita kanker usus besar
menginformasikan seberapa lama Anda dapat bertahan setelah pertama kali
mendapatkan diagnosis kanker. Umumnya, angka ketahanan hidup penderita
kanker minimal lima tahun, itu sebabnya ia disebut angka ketahanan hidup
lima tahun.
Sebagai contoh, apabila angka ketahanan hidup 5 tahun penderita
kanker adalah 34 persen, artinya sebanyak 34 orang dari 100 orang yang
mengidap kanker mampu bertahan hidup hingga lima tahun (atau bisa juga
lebih) setelah pertama kali didiagnosis kanker.
Meski begitu, tidak berarti bahwa Anda akan bersih dari kanker pada jangka waktu lima tahun. Bisa saja Anda mampu bertahan selama lima tahun setelah didiagnosis namun masih harus menjalankan pengobatan, meski pada beberapa orang bisa pula mengalami kesembuhan.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Angka harapan hidup relatif adalah cara yang lebih akurat untuk memperkirakan dampak kanker usus besar.
Meski angka ketahanan hidup bisa memberikan gambaran mengenai keberhasilan pengobatan pasien dengan penyakit sama, angka ini tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi dalam kasus masing-masing orang.
Meski angka ketahanan hidup bisa memberikan gambaran mengenai keberhasilan pengobatan pasien dengan penyakit sama, angka ini tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi dalam kasus masing-masing orang.
Setiap orang memiliki kondisi kesehatan dan keadaan yang berbeda-beda. Itu sebabnya angka ini hanya memberikan gambaran umum saja.
Untuk mendapatkan angka ketahanan hidup lima tahun, dokter akan memeriksa pasien kanker usus besar selama lima tahun ke belakang.
Hasil pengobatan yang terjadi bisa membawa suatu pandangan baru (yang mungkin lebih baik) pada orang yang saat ini didiagnosis kanker usus besar.
Angka yang tertera di bawah didasarkan pada stadium kanker yang pertama kali ditemukan saat diagnosis pertama kali.
Angka yang tertera di bawah didasarkan pada stadium kanker yang pertama kali ditemukan saat diagnosis pertama kali.
Jadi, angka tersebut tidak berlaku bagi kanker yang telah menyebar atau kembali lagi setelah pengobatan.
Faktor lain yang juga dapat memengaruhi angka ketahanan hidup
seseorang dengan kanker usus besar, antara lain tingkat keganasan
kanker, perubahan genetik pada sel-sel kanker, pengobatan yang
didapatkan, dan seberapa baik sel kanker merespons pengobatan.
Seperti yang dilaporkan oleh bank data National Cancer
Institute’s SEER pada situs cancer.org, berikut adalah data dari
orang-orang yang didiagnosis mengidap kanker usus besar antara tahun
2004 dan 2010.
Stadium Tingkat ketahanan hidup 5 tahun
I 92%
IIA 87%
IIB 65%
IIIA 90%
IIIB 72%
IIIC 53%
IV 12%
Hasil penelitian yang dikeluarkan oleh National Cancer
Institute’s SEER menunjukkan bahwa dengan stadium IIIA atau IIIB
memiliki angka kelangsungan hidup yang lebih baik daripada mereka
dengan kanker stadium IIB.
Padahal, sebelumnya disebutkan bahwa semakin
awal kanker ditemukan, maka semakin tinggi pula angka ketahanan hidup 5
tahunnya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Kemungkinan, terjadinya perbedaan tersebut diakibatkan adanya
perbedaan sistem dan alat yang digunakan untuk mengukur ketahanan hidup
setiap fase kanker berbeda.
Misalnya saja, kanker yang kini dianggap
sebagai stadium IIIC dulu dikelompokkan menjadi stadium IIIB dan begitu
juga sebaliknya. Apalagi, sel kanker usus besar tertentu dapat menjadi
lebih ganas.
Yang perlu diingat, semua angka yang tertera di atas hanyalah
estimasi yang belum tentu akan berlaku pada semua orang.
Angka tersebut
hanya memprediksikan seberapa banyak orang yang mampu bertahan dari
kanker sejak pertama kali didiagnosis. Konsultasikanlah dengan dokter
Anda untuk mengetahui keadaan Anda yang lebih baik.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar